Tuesday, June 30, 2009

...Gagal >< Rugi...

MyFriendz..Tidak ada yang mau bersahabat dengan kegagalan. Kegagalan selalu dijauhi. Bukankah kita juga alergi dengan kegagalan? Itu sebabnya kita selalu menganggap bahwa kegagalan adalah musuh dan ketika kegagalan benar terjadi, serasa hidup kita dijatuhi martil raksasa. Kita terpuruk dan merasa sudah habis. Sudah selesai. Tak pernah menyadari bahwa kesempatan dan peluang emas justru muncul di saat kita terkapar dalam kegagalan.

The Scarlet Letter buktinya. Sebagaimana yang kutahu bahwa The Scarlet Letter adalah salah satu buku terbaik di Amerika Serikat dan yang berhasil mengangkat nama Nathaniel Hawthrone, si penulis. Tetapi tahukah kamu bahwa The Scarlet Letter ditulis oleh Hawthrone justru saat ia terpuruk dalam kegagalan sebab ia kehilangan jabatannya di dewan kota Massachusetts? Jika Hawthrone tidak kehilangan jabatan penting, mungkin ia tidak pernah melahirkan buku sehebat The Scarlet Letter yang best seller itu.

Kegagalan bisa menjadi awal dari keberhasilan besar, kalau kita memiliki cara pandang yang positif. Hanya sayang, kita lebih suka diracuni dengan pikiran-pikiran negatif sehingga kita menjadi tertekan bahkan merasa frustasi saat gagal. Kita merasa dunia tak lagi bersahabat dengan kita. Merasa semua orang mentertawakan kebodohan kita. Lebih parah lagi kita terus terintimidasi dengan kegagalan itu sehingga kita menyerah kalah dan tidak berani bangkit lagi.

Sesungguhnya kegagalan bukanlah sesuatu yang terjadi saat kamu jatuh. Kegagalan yang sebenarnya terjadi saat kamu menolak untuk bangkit kembali. Lagipula sebenarnya kamu tidak perlu takut dengan kegagalan. Bukankah setiap orang juga pernah mengalaminya? Sebagai contoh sederhana, aku pernah terpeleset dan jatuh. Rasanya sakit. Tapi apakah itu berarti aku membiarkan diri merenungi nasibku yang malang dan membiarkan diri berlama-lama di tanah? Tentu saja tidak. Aku langsung bangkit dan berjalan kembali. Itu hal yang sangat alamiah. Demikian juga saat kita jatuh dan gagal, hal yang paling alamiah adalah bangkit dari kegagalan dan berjuang kembali. Saat kita berani bangkit itulah, biasanya peluang-peluang emas yang tak pernah kita temukan tiba-tiba saja terlihat di depan mata kita. Jadi, apa ruginya kita mengalami kegagalan kalau dari situ kita berjumpa dengan kesempatan berharga...?

Ingat selalu ada "kekuatan" di dalam kelemahan dan selalu ada "kesuksesan" di dalam kegagalan. Gagal bukanlah sebuah kerugian tapi akan menjadi sebuah kerugian apabila kamu tidak pernah mau untuk belajar dan bangkit dari kegagalan. Bangkitkan kembali semangat dan antusias kamu meski hari ini kamu gagal.

Have A Inspiring Day, MyFriendz...!!!

courtesy: words by Sebastianus, Michael

No comments:

Post a Comment